Go!Blog!

[Buku : Novel] Negeri 5 Menara

Posted on: September 11, 2009

5-MENARA-ps-gm-contrast2.jpg Tahu buku ini dari forum inih. Dari review awalnya langsung tertarik. Keknya bagus nih buku, tapi jangan-jangan entar mengecewakan lagi ? Nunggu ebooknya aja deh. hehehe…. *dasar pembajak!!*

Eh lha kok ndilalah daku beli juga nih buku. Waktu lagi nunggu giliran mo foto di salah satu studio di Mall Ambassador. Jadi deh buku ini ada di tangan.

Membaca bab-bab awal buku ini serasa membaca ulang buku Harry Potter tahun pertama (Harry Potter and The Philosopher Stone) karangan J.K. Rowling yang terkenal itu. Paling tidak ketika kita dibawa ke cerita saat Alif, sang tokoh utama, kebingungan menentukan pilihan.

Sebagai salah satu murid terpintar di Madrasah Tsanawiyah-nya, Alif bercita-cita masuk SMA Bukittinggi, dengan harapan bisa meneruskan ke UI atau ITB dan mengikuti jejak idolanya, Habibie. Tapi, apa daya karena alasan biaya, Amak-nya meminta Alif masuk pesantren, bahkan Ayahnya yang biasanya membela hanya bisa berkata, “Sudahlah, ikuti saja kata Amak, itu yang terbaik”.

Tak dinyana, ditengah kegelisahannya, pamannya yg di Kairo, Mesir mengirim surat menyarankan untuk mondok saja di Pesantren Madani, Jawa Timur.

Sampai pada bagian ini, aku langsung teringat novel Harry Potter. Saat dia mendapat surat, untuk pertama kali dalam hidupnya, dari sekolah sihir Hogwarts. Kesamaan lain adalah ketika Alif dinyatakan lulus ujian masuk Pondok Madani, di sertakan juga dalam surat penerimaannya daftar buku yang harus dibelinya. Yang sudah membaca Harry Potter and The Philosopher Stone pasti sudah bisa menebak bagian mana dari novel Harry yang sama dengan novel Negeri 5 Menara ini.

Terinspirasi ? bisa jadi. Atau ini cuman perasaanku saja ?? kemungkinan besar sih iya.😀

Bab-bab selanjutnya adalah cerita perjuangan Alif beradaptasi dengan lingkungan Pondok. Tentang disiplinnya, tentang keharusan memakai bahasa Arab atau Inggris dalam pergaulan sehari-hari. Juga tentang kegiatan non akademik di lingkungan pesantren.

Semakin lama membaca, aku jadi teringat juga pada Lakar Pelangi-nya Andrea Hirata. Semangat tokoh utamanya yg tak kenal lelah. Keadaan yang bersahaja, atau persahabatan Sahibul Menara antara Alif, Baso, Said, Raja, Atang, dan Dulmajid mengingatkanku pada Ikal, Mahar, Lintang, Kucai dan anak-anak laskar pelangi lainnya.

Dan juga ketika Sahibul Menara harus merangkai sebuah acara spektakuler di malam pertunjukan seni tahunan untuk melepas Siswa kelas 6, lebih populer disebut Class Six Show. Apakah bagian peristiwa spektakular ini terinspirasi dari Laskar Pelangi ketika Ikal dkk harus tampil di karnaval 17an ? hmm….

Atau juga ketika Baso yang cerdas itu harus memilih antara keluarganya atau tetap di Pondok Madani sambil menghafal Alquran yang menjadi cita-citanya ? Kenapa Baso dihadapkan pada pilihan sulit itu ? Apa yang dapat dilakukan Sahibul Menara untuk membantu Baso ? ah… diriku seperti membaca lagi surat Lintang pada Bu Mus.

Kalau pembaca Negeri 5 Menara belum membaca HP buku pertama dan Laskar Pelangi, mungkin akan jadi pengalaman yang mengasikkan ketika membaca buku ini. Tapi bagiku, mau tak mau, secara tidak sadar aku membandingkannya juga dengan HP (thn pertama) dan Laskar Pelangi. Jadi selama membaca buku ini aku seakan-akan membaca ulang kedua novel terkenal yang kebetulan lebih dulu terbit, dan itu lumayan mengganggu. Atau mungkin itu hanya perasaanku saja ??

Overall, semangat man jadda wa jada (siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil) yg jadi kalimat sakti buku ini memang perlu di sebarkan. Seperti juga kata Arai, “Teruslah bermimpi, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu”.

Rencananya dua novel lagi akan melengkapi Negeri 5 Menara menjadi sebuah trilogi. Harapanku sih novel keduanya akan lebih ‘orisinil’ ceritanya. Semoga saja.

Powered by Zoundry Raven

Del.icio.us : , , , ,
Technorati : , , , ,

3 Responses to "[Buku : Novel] Negeri 5 Menara"

saya pengen beli buku ini, but masih belum punya uang…

nabung dulu mbah. semoga ada rejeki lebih. segera.

suka banget ceritanya…
saat baca timbul motivasi belajar yang besar…
rasanya menikmati sekali belajar,suasananya pun mendukung,bikin iri he…
ga nyesel nih beli novel 5 menara,

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: