Go!Blog!

Kenapa Lebih Murah ?

Posted on: November 28, 2006

  • In: IT | Others
  • Comments Off on Kenapa Lebih Murah ?

Tidak hanya harga makanan dan bahan pokok saja disini yang lebih murah dari, setidaknya, Surabaya. Kecuali harga barang elektronik (apa mungkin menghindari penyelundupan ya ?) . Harga buku di India jauuhhh… lebih murah dari pada harga buku di Indonesia. Yang jadi subyek disini bukan buku lokal, tapi buku import (khususnya buku komputer).

Sebut saja buku terbitan McGraw Hill, atau terbitan O’Rielly, Pearson atau yang lain. Bisa jadi harga di India hanya separuh dari harga buku yang sama di Indonesia.

Coba cari buku berjudul “Oracle 10g : The Complete Reference” terbitan Oracle Press, lihat harganya di Indonesia kemungkinan bisa diatas Rp 300 ribu. Kalau di Amazon.com harganya sekitar USD 40++ atau sekitar Rp 400 ribu. Di India, hanya Rs 599 (sekitar Rp 120 ribu!!), one fourth dari harga di Amazon!! Murah banget kan ?

Apa ini yang membuat orang India pada pinter-pinter di bidang IT (terutama) ? Bisa jadi.


Meskipun tidak semua, setidaknya ada upaya dari penerbit lokal untuk bekerjasama dengan penerbit buku import untuk membuat ketentuan khusus. Harga bisa jadi turun, dengan pangsa pasar yang terbatas, tapi sudah bisa menambah area penyebaran buku dari penerbit bersangkutan. Contohnya Tata (salah satu perusahaan raksasa di India) bekerja sama dengan McGrawHill Publishing mendirikan Tata-McGrawHill. (mungkin) semua buku terbitan (McGrawHill) bisa diterbitkan di India dengan harga yang lebih murah, entah dengan kualitas kertas yang sama atau lebih rendah.

Mengapa tidak ditiru oleh Gramedia, misalnya. Atau Tiga Serangkai, atau penerbit besar lainnya di Indonesia.

Atau mungkin ini akan jadi masalah yang menimpa software. Dulu dalihnya pembajakan software terjadi karena harga software terlalu mahal untuk kantong masyarakat Indonesia, tapi nyatanya sekarang meski harga software lebih murah tetap saja pembajakan masih marak.Hal serupa juga terjadi pada buku-buku komputer yang kebanyakan buku impor.

Blessing indisguise.Sisi positifnya, mulai banyak penulis-penulis muda yang muncul dan berani menulis buku terutama IT. Meski masih jauh dari sempurna, dan terkadang hanya menerjemahkan saja (entah dari ebook atau dari situs). Dan juga banyak yang mulai mencoba ‘mengabadikan’ pengalaman kerja, proyek dll ke dalam bentuk on-line, entah itu e-learning atau blog. Salah satu yang populer adalah IKC yang digagas oleh Romi Satrio Wahono dkk.

So, kenapa (penerbit) Indonesia tidak bisa menyediakan buku murah ? Any comments ?

%d bloggers like this: