Go!Blog!

From India with love (part 2)

Posted on: October 28, 2006

[Sebelumnya saya ucapkan Taqabalallahu minna wa minkum kepada semua rekan-rekan (terutama pembaca blogku!)]

24 September 2006
Hari pertama Ramadhan, dan juga hari keberangkatanku ke jakarta. Menurut informasi kami berempat diharuskan sudah berada di Jakarta tanggal 25 september pagi, dan kami bertiga memutuskan untuk berangkat ke Jakarta tanggal 24, pikirku waktu itu biar nggak terlalu capek nanti kalau seumpama harus ngurus segala sesuatu selama di sana, dan akhirnya kami bertiga berangkat. Pesawat jadi pilihan, karena pertimbangan harga yang nggak terpaut jauh dengan kereta, toh nantinya juga diganti sama kantor🙂. Temanku satunya memutuskan berangkat besoknya dengan penerbangan pertama.

Yang bikin repot adalah masalah penginapan, karena kantor hanya menyediakan penginapan terhitung mulai tanggal 25, beruntung ada wisma langganan temanku. dengan harga 60rb permalam untuk 2 orang satu kamar cukup pantas kalo aku pikir. Dan jadilah kami menginap disana.

27 September 2006
Setelah 3 hari berada di jakarta dan mengurus segala keperluan termasuk visa, uang saku🙂 dan lain-lain, aku dan 3 temanku berangkat. Rencana awalnya kami akan ditemani salah satu rekan kerja, lumayanlah nggak bego-bego amat entar kalo harus ngurus ini-itu mengingat bahasa inggris yang minim dan inilah pertama kali kami berempat ke luar negeri. Ternyata kami harus berangkat sendiri tanpa ada yang memandu.

Di cengkareng, baru juga ngurus bagasi, petugasnya bilang, “Pesawat berangkat jam 3, silakan bayar fiskal dulu baru bisa masuk terminal keberangkatan”. Dhiengg!! waduh, kok pake bayar segala ? dan seingatku (bodohnya daku, ingat kok baru waktu mo bayar!!!) fiskal itu sekitar 1juta rupiah. Jumlah yang sudah bikin kami kelabakan ditambah uang kami yang sudah berubah jadi rupee. Untungnya ada ATM dan ada diantara kami yang saldonya cukup buat bayar fiskal 4 orang. Lolos deh.

Setelah melewati pos imigrasi, kami berempat menuju terminal keberangkatan. Lagi-lagi masalah menghadang dan kok ya kebetulan terjadi padaku… bukan masalah besar sih cuman bunyi bip aja kok. Lah ? Aku sendiri juga heran perasaan aku sudah memasukkankan semua benda logamku di tas, tapi kok ya detektor itu tetep bunyi, dan terbukti ketika di geledah petugas tidak menemukan apa-apa yang jadi penyebab bip itu. Coba klo ditemukan apa-apa yang mencurigakan ? bisa batal aku. Tidak hanya urusan jadi panjang tapi bisa jadi citra diri jadi rusak (jiee…). Masalah beres, dan tinggal menunggu berangkat. FYI, kami harus transit di Kl dulu sebelum terbang ke Mumbai India.

Jam tiga, kurang dan lebih. gerbang garbarata dibuka dan beberapa sat kemudian terbanglah pesawat kami menuju Kuala Lumpur. Selamat tinggal Indonesia. Wish Me luck.

1 Response to "From India with love (part 2)"

Sok imut banget tulisannya…

Ada bagian yang terpotong, dimana ada yang terbang ama mertua menuju kuala lumpur🙂 asyek banget tuh… ampe ngimpi-ngimpi

Ngapain jauh2 cari jodoh ke India. Dugh-ilah dalem banget tuh…

Ketik c spasi D dukung ya

haaaa haaaa haaaa

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: